Rabu, 01 Juni 2011

Penguasa Twitter

Kita sebut saja itu "gelar." Ya, satu-satunya gelar yg gw miliki.
Menatap nanar pada judul diatas, memori gw dilempar lagi ke saat itu..

25 September 2010, rasanya setiap detik yang berganti adalah semakin dekatnya gw dengan kepastian : Akankah aku bertemu idolaku?
Hari itu gw berencana buat nonton Indonesia's Got Talent di studio 5 Indosiar. Seperti yang kita tahu, kedua host nya tak lain tak bukan adalah Tora Sudiro dan Vincent Rompies, dan mereka adalah IDOLA GUE !!
 Begitu banyak hal yg dikuatirkan, dari kendaraan, waktu yang mepet, temen yang ngga tau bisa nemenin ato ngga. Gw menunggu dengan harap harap harap dan cemas luarbiasa.
Beberapa menit sebelum acara dimulai, gw masih di gereja menungu temen gw Yoshua menyelesaikan audisi drum nya.. Waktu terus berjalan, makin lama makin gelisah. Gw tau dia berusaha yg terbaik supaya bisa cepet selesai. Dan audisi selesai sebelum waktu yg diperkirakan.
Kami (gw, Yoshua, Ketty) langsung ngibrit mnuju halte busway dengan kebut2an di jalan dan singkat cerita, kita sampe di studio 5. Dari kejauhan terdengar suara kedua host.
Sempat dihadang security, kami pun masuk ke studio.
Selama duduk di kursi penonton, mata gw ga bisa lepas meliat mereka. Pikir gue : GUE-ADA-DI-RUANGAN-YANG-SAMA-DENGAN-MEREKA.
Selesai acara adalah saat yg gw tunggu, saat gw akan bertemu dengan Tante Lani (manager Tora) dan nitip bingkisan yg gw bawa buat Tora.
Di bawah panggung, kami bertemu Tante Lani dan nitip bingkisan yg gw bawa.
Dalem hai gw uda seneng, serasa secara ngga langsung gw bisa kasi sesuatu ke dia.

Tapi begitu menerima bingkisan gw, Tante Lani bilang "tunggu, ya.''
What??
Tunggu?
Apa maksudnya "tunggu"?
Sambil terheran2, gw berdiri mikir apa yg dimaksud sama Tante Lani, dan begitu gw balik badan...
Sesosok pria berjalan mendekat. Tinggi, badanya besar, bertattoo, membawa paperbag merah yg gw titip tadi,makin lama makin jelas..
Itu TORA !!!
Gw gugup. gatau mau ngomong apa.. tapi keramahannya mencairkan suasana.
"Oh, The cash.." katanya sambil ngambil frame gambar The cash di bingkisan gw.
""Ja-Jangan!" kata gw spontan karna malu.
"Nama kamu siapa?"
""Helena."
"ooh! si Penguasa Twitter!!"
Tora ramah banget, karna gw bukan orang yang pinter ngomong, kebanyakan dia yang ajak bicara.
Pembicaraan yang singkat, tapi buat gw berkesan banget.
"ee..eee.. Boleh. minta. foto?" gw terbata2 sambil nyubit2 pipi untuk mastiin kalo ini bukan mimpi.
"Boleh" kata dia sambil senyum.
Karna kebetulan hape kita semua lowbat, tora menyodorkan BBnya "Ni pake hape gw aja."
Jadilah kita foto di studio 5 yang gelap banget karna hampir semua lampu udah dimatiin.
"Udah dulu ya, besok mau bangun pagi. mau main sepedah." kata Tora.
"Ajarin!!"
"Salaaahhhh..." kata Tora sambil berlalu, membawa paperbag merah.. Ya, dariku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar